You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pokdakan dan Pelaku Usaha Ikuti Pelatihan Budidaya Ramah Lingkungan
photo Anita Karyati - Beritajakarta.id

Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

Pelaku usaha ikan hias dan kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan), mendapat pelatihan Pengelolaan Budidaya Perikanan Ramah Lingkungan dari jajaran Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Kepulauan Seribu. 

"Meningkatkan nilai tambah Keramba Jaring Apung (KJA),"

Kepala Seksi Kelautan dan Perikanan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Kepulauan Seribu, Gama Eka Anantha mengatakan, pelatihan ini untuk mendorong para pembudidaya mengoptimalkan pemanfaatan keramba jaring apung (KJA), tidak hanya sebagai sarana produksi ikan, tetapi juga sebagai sumber pendapatan melalui sektor pariwisata.

“Kami ingin meningkatkan nilai tambah KJA. Selain menghasilkan ikan, kawasan budi daya juga dapat dimanfaatkan sebagai lokasi wisata edukasi maupun wisata pemancingan,” ujarnya, Selasa (4/8).

400 Kilogram Nila Dipanen di Lokasi Pokdakan Mina Muda Kreatif

Gama menjelaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kapasitas pembudidaya agar mampu mengembangkan usaha yang berkelanjutan sekaligus memiliki nilai tambah.

Dalam pelatihan ini, peserta mendapatkan materi mengenai pengelolaan budi daya yang ramah lingkungan, mulai dari dampak kegiatan budidaya terhadap ekosistem laut, seperti potensi eutrofikasi, hingga pengelolaan sampah plastik yang dihasilkan dari aktivitas KJA.

“Peserta juga dibekali konsep pengembangan wisata edukasi dengan membuka kawasan keramba sebagai destinasi pembelajaran bagi wisatawan,” katanya.

Menurut Gama, pengembangan wisata budidaya membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, mulai dari Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), agen perjalanan, hingga perangkat daerah terkait agar potensi KJA semakin dikenal masyarakat.

“Kami berharap terjalin sinergi dengan sektor pariwisata dan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu sehingga wisata budi daya dapat berkembang dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat pesisir,” tuturnya.

Selain pelatihan, Sudin KPKP Kepulauan Seribu juga menyerahkan bantuan sarana budidaya meliputi pakan ikan laut, serokan ikan, tabung oksigen, pompa dorong, dan freezer untuk mendukung produktivitas usaha.

Salah seorang peserta dari Pokdakan Ayu Bahari, Somad, mengaku pelatihan ini memberikan wawasan baru dalam mengembangkan usaha budidaya yang lebih inovatif. 

Ia berharap, pengetahuan yang diperoleh dapat meningkatkan pendapatan kelompok sekaligus menarik lebih banyak wisatawan ke Kepulauan Seribu.

“Selama ini kami hanya fokus pada produksi ikan hias. Setelah mengikuti pelatihan, kami mendapat pemahaman bahwa lokasi budidaya juga bisa dikembangkan menjadi destinasi wisata edukasi,” pungkasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

    access_time31-07-2026 remove_red_eye3469 personNurito
  2. Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman

    access_time31-07-2026 remove_red_eye1773 personAnita Karyati
  3. Manfaatkan Sampah Organik, DKI Bakal Bangun Pusat Ketahanan Pangan di Ciangir

    access_time31-07-2026 remove_red_eye1594 personDessy Suciati
  4. 441 Ekor Kucing Sudah Disterilisasi di Jaksel

    access_time03-08-2026 remove_red_eye954 personTiyo Surya Sakti
  5. JSD Blok M Festival 2026 Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kreatif

    access_time31-07-2026 remove_red_eye907 personDessy Suciati